x

banner 300250

APTISI Gelar Seminar Internasional 2026, Bahas Pemanfaatan AI dan Pembelajaran Berbasis Avatar di Perguruan Tinggi

2 minutes reading
Monday, 26 Oct 2026 08:00 11 Amin

JAKARTA – Pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi pembelajaran berbasis avatar mulai membuka peluang baru bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan proses pembelajaran. Perkembangan ini sekaligus mendorong perguruan tinggi swasta untuk memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas layanan akademik, dan mempersiapkan lulusan menghadapi persaingan di era digital global.

Isu tersebut menjadi fokus International Seminar APTISI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026, dengan format hibrida di Esa Unggul Global Innovation Hub. Seminar ini mengangkat tema “Securing the Future of Private Higher Education: Using Professional AI and Avatar-Driven Learning to Work for You and Lead the Global Digital Era.”

Melalui kegiatan ini, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) mengajak pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi AI profesional dan pembelajaran berbasis avatar dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi.

Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang bagi perguruan tinggi untuk merancang pengalaman belajar yang lebih adaptif dan interaktif. Pemanfaatan AI juga berpotensi membantu sejumlah proses akademik, mulai dari pengembangan materi pembelajaran hingga dukungan terhadap kebutuhan belajar mahasiswa. Namun, penerapannya tetap memerlukan perencanaan yang matang agar sejalan dengan tujuan pendidikan dan kebutuhan institusi.

Dalam konteks perguruan tinggi swasta, penguasaan teknologi dan pengembangan model pembelajaran yang relevan menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing. Adaptasi terhadap perubahan teknologi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat digital, tetapi juga menyangkut kesiapan sumber daya manusia, strategi pembelajaran, serta pengembangan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Seminar internasional ini juga mencantumkan agenda MoU yang melibatkan Mindstone, Synthesia, dan Pearson VUE. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang ditawarkan kepada peserta, meskipun rincian ruang lingkup kerja sama dan pihak-pihak yang akan menandatangani nota kesepahaman belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Penyelenggara menyediakan kuota sebanyak 150 peserta dengan biaya pendaftaran Rp1.500.000 per orang. Fasilitas yang disiapkan meliputi modul seminar, sertifikat, dan seminar kit.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/SeminarAPTISI2026. Informasi lebih lanjut tersedia melalui narahubung Ibu Anna di nomor +62 818-937-689.

Melalui forum ini, perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai pemanfaatan AI dan teknologi pembelajaran berbasis avatar, sekaligus mempertimbangkan strategi penerapannya sesuai kebutuhan institusi. Pengembangan pendidikan tinggi di era digital memerlukan keterbukaan terhadap inovasi yang disertai penguatan kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, dan kesiapan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x