Polewali Mandar, 1 Mei 2026 — Institut Hasan Sulur menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kurikulum yang berlangsung di Aula Institut Hasan Sulur. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada Program Studi S1 Teknik Informatika dan S1 Sistem Informasi, dalam upaya meraih akreditasi unggul.
FGD tersebut menghadirkan narasumber utama, Dr. Ir. Adam M. Tammewa, S.Kom., M.M., M.T., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua APTIKOM Sulawesi Barat. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan praktisi industri dari PT Digital Java Nusantara yang memberikan perspektif mengenai kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.
Dalam paparannya, Dr. Adam M. Tammewa menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Menurutnya, kurikulum tidak hanya berfokus pada aspek teoretis, tetapi juga harus mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis, kemampuan berpikir kritis, serta inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi tridarma perguruan tinggi.
Sementara itu, perwakilan dari PT Digital Java Nusantara menyampaikan bahwa lulusan di bidang informatika saat ini dituntut memiliki kompetensi yang komprehensif, meliputi penguasaan software engineering, analisis data, kecerdasan buatan, serta keamanan siber. Selain itu, kemampuan bekerja dalam tim berbasis proyek menjadi kebutuhan utama di dunia industri.
Tidak kalah penting, aspek soft skills seperti komunikasi, adaptasi, dan kemampuan pemecahan masalah (problem solving) juga dinilai sebagai faktor penentu keberhasilan di dunia kerja.
Diskusi dalam FGD berlangsung aktif dan interaktif dengan melibatkan pimpinan institusi, dosen, serta tim pengembang kurikulum dari kedua program studi. Berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari struktur kurikulum, penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyesuaian bahan ajar, hingga penguatan program magang serta kerja sama dengan industri.
Melalui kegiatan ini, Institut Hasan Sulur menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global. Hasil FGD diharapkan menjadi landasan dalam penyempurnaan kurikulum yang adaptif dan inovatif, sehingga Program Studi S1 Teknik Informatika dan S1 Sistem Informasi mampu meraih akreditasi unggul serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa di era digital. (*na)
No Comments