x

banner 300250

Calon Jemaah Haji Asal Pringsewu Tempuh Perjalanan ke Tanah Suci dengan Sepeda, Dilepas Resmi oleh Wakil Bupati

2 minutes reading
Thursday, 17 Jul 2025 12:03 193 Amin

PRINGSEWU – Kisah inspiratif datang dari Alfinsyah Nurfuadi, warga Pekon Sukoyoso, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Pria kelahiran Sukoyoso, 28 Oktober 1991 ini, adalah anak pertama dari pasangan Purwadi dan Budi Ningsih. Ia menunjukkan tekad luar biasa dalam menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dengan cara yang tidak lazim: menggunakan sepeda.

Keberangkatan Alfinsyah secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Pringsewu, Hj. Umi Laila, S.Ag., pada Kamis (17/07/2025) di lobi Kantor Bupati Pringsewu. Dalam suasana penuh haru dan semangat, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat dan keberanian Alfinsyah yang memilih menempuh perjalanan spiritual yang penuh makna melalui jalur darat dengan sepeda.

“Ini adalah wujud nyata dari semangat, kesungguhan, dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah. Pemerintah Kabupaten Pringsewu sangat mengapresiasi dan mendoakan agar perjalanan beliau lancar, aman, serta senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan hingga kembali ke tanah air,” ujar Hj. Umi Laila dalam sambutannya.

Lebih dari sekadar perjalanan fisik, aksi Alfinsyah juga menjadi bentuk dakwah dan pesan moral tentang pentingnya keteguhan hati serta semangat juang dalam menjalankan perintah agama. Inisiatif ini pun menyita perhatian publik dan telah menginspirasi banyak kalangan.

Alfinsyah direncanakan akan menempuh rute panjang melintasi sejumlah daerah dan negara dengan sepeda, sebelum tiba di Arab Saudi untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Wakil Bupati turut menyerahkan bantuan perlengkapan dan logistik ringan yang dibutuhkan selama perjalanan.

Semangat luar biasa dari Alfinsyah Nurfuadi menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad, niat tulus, dan keyakinan yang kuat, setiap langkah menuju kebaikan akan selalu menemukan jalannya. Perjalanan ini tidak hanya mencerminkan pengabdian spiritual, tetapi juga menjadi warisan nilai yang patut diteladani. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x