JAKARTA – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) melalui Pusat Indeks Kematangan Outcome Based Education (PIKOBE) akan menyelenggarakan Seminar dan Workshop Nasional 2026 bertajuk "Membangun Pendidikan Bermutu Melalui Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE)" pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 08.30–14.40 WIB secara daring melalui platform Zoom.
Kegiatan nasional ini menjadi forum strategis bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen, pengelola program studi, tim penjaminan mutu, hingga asesor untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Outcome Based Education (OBE) sebagai pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Seminar akan menghadirkan Prof. Dr.rer.nat. Achmad Benny Mutiara, Q.N., S.Si., S.Kom., Ketua Umum APTIKOM, sebagai Keynote Speaker yang akan membahas arah kebijakan pengembangan pendidikan informatika dan komputer berbasis OBE di Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang memiliki kompetensi di bidang akreditasi, penjaminan mutu, dan implementasi OBE, yaitu Prof. Dr. Ir. Muhammad Romli, M.Sc. IPU (Ketua Komite Eksekutif IABEE), Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D. (Ketua Majelis Akreditasi LAM INFOKOM), Prof. Prihandoko, S.Kom., M.IT., Ph.D. (Ketua PIKOBE), serta Prof. Ir. Paulus Insap Santosa, M.Sc., Ph.D., IPU. (Koordinator Bidang I PIKOBE).
Tidak hanya seminar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi workshop interaktif yang akan didampingi langsung oleh Tim Evaluator PIKOBE, sehingga peserta memperoleh pengalaman praktis dalam menyusun, mengevaluasi, dan mengembangkan kurikulum berbasis Outcome Based Education sesuai standar nasional maupun internasional.
Ketua Umum APTIKOM, Prof. Dr.rer.nat. Achmad Benny Mutiara, menegaskan bahwa transformasi pendidikan tinggi memerlukan perubahan paradigma dari pembelajaran yang berorientasi pada proses menjadi pembelajaran yang berorientasi pada capaian (learning outcomes).
"Implementasi Outcome Based Education menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri, dunia usaha, serta perkembangan teknologi yang terus berubah. Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing global," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PIKOBE, Prof. Prihandoko, S.Kom., M.IT., Ph.D., menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk memberikan pendampingan teknis kepada perguruan tinggi dalam menerapkan OBE secara komprehensif.
"Melalui seminar dan workshop ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai Outcome Based Education, tetapi juga dibimbing dalam praktik penyusunan kurikulum, pemetaan capaian pembelajaran lulusan (CPL), metode asesmen, hingga evaluasi berkelanjutan sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi," jelasnya.
Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi seluruh sivitas akademika dan pemerhati pendidikan tinggi. Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui laman s.id/SeminarWorkshopPIKOBE, sedangkan tautan Zoom akan diberikan setelah proses registrasi selesai. Bagi peserta yang membutuhkan, panitia juga menyediakan e-sertifikat secara opsional dengan biaya administrasi sebesar Rp100.000.
Melalui penyelenggaraan Seminar dan Workshop Nasional 2026, APTIKOM dan PIKOBE berharap semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia yang mampu mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome Based Education secara efektif sehingga menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan global, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia menuju standar internasional. (*na)
No Comments