x

banner 300250

UAP Sosialisasikan 12 IKU Baru 2026, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

3 minutes reading
Tuesday, 26 May 2026 20:38 47 Amin

Pringsewu, Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 yang dirangkaikan dengan pemaparan kebijakan terbaru mengenai 12 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Tahun 2026 di Aula Universitas Aisyah Pringsewu, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Aisyah Pringsewu, Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN., serta dihadiri jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, kepala biro, dan civitas akademika UAP.

Dalam pemaparannya, Dr. Sutrisno menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah menetapkan 12 IKU Baru Tahun 2026 melalui Kepmendiktisaintek Nomor 358/M/KEP/2026 sebagai langkah transformasi mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi arah baru dalam penguatan kualitas perguruan tinggi, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga tata kelola, inovasi, kontribusi sosial, hingga daya saing global.

“12 IKU Baru 2026 menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan tinggi nasional. Perguruan tinggi dituntut lebih adaptif, inovatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Sutrisno.

Ia menjelaskan, indikator baru tersebut mencakup berbagai aspek strategis, seperti efisiensi kelulusan tepat waktu (Average Education Efficiency), kecepatan serapan kerja lulusan, kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), penguatan hilirisasi riset, hingga peningkatan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan.

Selain itu, sistem IKU terbaru juga dibagi ke dalam kategori indikator wajib dan pilihan. Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan keunggulan institusi sesuai karakteristik dan potensi masing-masing.

Dr. Sutrisno menegaskan bahwa implementasi kebijakan tersebut memerlukan dukungan dan sinergi seluruh civitas akademika agar transformasi pendidikan tinggi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas kerja, memperkuat inovasi, serta membangun budaya akademik yang unggul dan kompetitif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas sebagai bagian utama dari indikator kinerja kampus masa depan.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada publikasi internasional dan pengembangan riset, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan kampus yang aman, bersih, dan bebas dari korupsi, narkoba, intoleransi, serta kekerasan.

“Integritas menjadi fondasi utama perguruan tinggi modern. Kampus harus menjadi ruang yang profesional, beretika, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Universitas Aisyah Pringsewu menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional sekaligus memperkuat implementasi Renstra 2025–2029 sebagai pijakan menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi internal guna memastikan seluruh unit kerja memahami arah kebijakan terbaru serta mampu menyusun program kerja yang selaras dengan target IKU nasional.

Dengan penguatan budaya mutu dan kolaborasi antarunit, Universitas Aisyah Pringsewu optimistis mampu menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x