Kupang, NTT – Mei 2025. Pemerintah Kabupaten Kupang bekerja sama dengan mitra akademik dan masyarakat lokal secara resmi meluncurkan Sayembara Desain Patung Yesus Kristus Memberkati yang akan dibangun di Tanjung Batu Kong, Pulau Semau, Kabupaten Kupang. Sayembara ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mempercepat pembangunan kawasan wisata rohani sekaligus menghadirkan ikon religius baru di wilayah selatan Indonesia.
Dengan pendaftaran gratis dan total hadiah sebesar Rp30 juta, panitia membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat umum, baik perorangan maupun kelompok, untuk berpartisipasi merancang patung yang akan menjadi simbol keberkahan dan penyambutan bagi siapa pun yang datang ke Kupang melalui jalur laut maupun udara.
“Ini bukan hanya soal arsitektur dan seni, tapi juga tentang menghadirkan simbol spiritual dan budaya yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kupang, bahkan Nusa Tenggara Timur,” ujar perwakilan panitia penyelenggara.
Patung Yesus Kristus Memberkati yang direncanakan memiliki tinggi sekitar 40 meter ini akan menjadi bagian utama dari kawasan Taman Wisata Rohani di Pulau Semau. Konsep desain kawasan mengusung pendekatan Intimacy Design, yang menekankan kedekatan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar.
Tanjung Batu Kong dipilih sebagai lokasi utama karena letaknya yang strategis—menghadap Teluk Kupang, dekat Pelabuhan Hansisi, serta berada pada jalur penerbangan pesawat menuju Kota Kupang. Patung ini dirancang agar dapat terlihat dari laut, udara, hingga daratan.
Menurut data yang tercantum dalam proposal pembangunan, Kabupaten Kupang memiliki lebih dari 70 objek wisata potensial, namun belum ada satu pun yang berstatus sebagai landmark spiritual nasional. Dengan dibangunnya patung ini, Pemerintah berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Kegiatan sayembara ini juga menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Kupang periode 2025–2029 dalam mengakselerasi pembangunan berbasis potensi daerah, sejalan dengan arah kebijakan pariwisata nasional.
Sayembara ini akan berlangsung dalam beberapa tahap, mulai dari pendaftaran dan pengumpulan karya, sesi aanwijzing (penjelasan teknis), penjurian karya, hingga presentasi lima besar dan pengumuman pemenang. Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat penghargaan, sementara lima besar akan memperoleh trofi khusus.
Informasi lengkap terkait ketentuan teknis, timeline, dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui sekretariat yang bertempat di Gedung Fakultas Sains dan Teknik Undana. Kontak panitia akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi digital dan media sosial.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Sekretariat Panitia
Gedung Fakultas Sains dan Teknik Undana
Bapak Remi : 0812-9535-7255
No Comments