x

banner 300250

Dosen Universitas Aisyah Pringsewu Raih Pendanaan Riset Nasional 2026, Kembangkan Minuman Isotonik Air Kelapa untuk Cegah Preeklampsia

3 minutes reading
Saturday, 11 Apr 2026 10:45 10 Amin

Pringsewu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Universitas Aisyah Pringsewu (UAP). Tim dosen dari Program Studi S2 Kebidanan dan S1 Gizi berhasil meraih pendanaan Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Riset Prioritas, Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, serta Inovasi Seni Nusantara Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.

Tim peneliti tersebut diketuai oleh Dr. Fitriana, S.Si.T., M.Kes, dengan anggota Dr. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG dan Amali Rica Pratiwi, M.Gz., Dietisien. Mereka mengusung penelitian berjudul “Minuman Isotonik Air Kelapa Muda untuk Menurunkan Vasokonstriksi dan Stres Oksidatif pada Ibu Hamil Risiko Preeklampsia.”

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian preeklampsia (PE), yakni komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan kerusakan organ setelah usia kehamilan 20 minggu. Berdasarkan data WHO, kondisi ini menyumbang sekitar 14% kematian ibu secara global, dengan lebih dari 70.000 kematian ibu dan 500.000 kematian janin setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, angka kejadian preeklampsia mencapai 3–10% dan menjadi penyumbang signifikan kematian ibu di berbagai daerah.

Secara ilmiah, preeklampsia berkaitan erat dengan gangguan plasenta, disfungsi endotel, vasokonstriksi sistemik, serta stres oksidatif. Kondisi ini mendorong tim peneliti UAP untuk menghadirkan solusi berbasis pangan fungsional melalui pemanfaatan air kelapa muda (AKM) yang kaya elektrolit, vitamin C, asam amino, dan senyawa bioaktif.

“Air kelapa muda memiliki potensi sebagai agen alami yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan vasodilator. Hasil penelitian awal kami menunjukkan kemampuannya dalam meningkatkan bioavailabilitas nitric oxide (NO) serta menekan stres oksidatif,” jelas Dr. Fitriana.

Melalui penelitian ini, tim mengembangkan produk inovatif berupa minuman isotonik berbasis air kelapa muda dengan nama “Puan Kalianda” yang dirancang sebagai alternatif pencegahan dan pengurangan risiko preeklampsia pada ibu hamil. Proses pengembangan dilakukan dengan metode eksperimental laboratorik, termasuk formulasi produk dan uji stabilitas menggunakan teknologi High Pressure Processing (HPP).

Peran penting dalam penelitian ini juga ditopang oleh keahlian klinis Dr. dr. Taufik Jamaan, Sp.OG, yang merupakan dosen S2 Kebidanan UAP sekaligus dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Sebagai tenaga medis yang berfokus pada penanganan kehamilan, proses persalinan, serta berbagai permasalahan pada sistem reproduksi wanita, Dr. Taufik menghadirkan perspektif klinis yang kuat dalam pengembangan inovasi ini.

Tidak hanya itu, dengan gelar doktor yang disandangnya, Dr. Taufik Jamaan memiliki keahlian klinis mendalam yang diperkuat oleh latar belakang penelitian dan keilmuan tinggi di bidang obstetri dan ginekologi. Ia menaruh perhatian besar pada kesehatan wanita secara menyeluruh, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga penanganan berbagai gangguan ginekologi. Pendekatan komprehensif inilah yang menjadi landasan penting dalam memastikan bahwa inovasi produk yang dikembangkan tidak hanya berbasis riset, tetapi juga relevan secara klinis dan aman bagi ibu hamil.

Luaran dari penelitian ini ditargetkan tidak hanya berupa publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi (Scopus Q3), tetapi juga produk inovatif yang siap memasuki tahap uji klinis dengan branding “coco mama”, serta berpotensi memperoleh hak paten. Selain itu, tim juga akan menyusun SOP produksi berbasis metode HPP sebagai standar pengembangan produk.

Penelitian ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional, termasuk program Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan penguatan riset nasional di bidang kesehatan.

Rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Aisyah Pringsewu menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi solusi berbasis kearifan lokal yang aman dan efektif, sekaligus berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu di Indonesia. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x