x

banner 300250

Dosen Universitas Aisyah Pringsewu Jadi Narasumber Rakernis TIK Polda Lampung 2026, Dorong Pemanfaatan AI untuk Mendukung Polri Presisi

3 minutes reading
Tuesday, 2 Jun 2026 13:49 78 Amin

Bandar Lampung, 2 Juni 2026 — Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung transformasi digital sektor publik melalui kontribusi akademisi dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dosen Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI) UAP, Dr. Ir. Zulkifli, S.T., M.Kom., CDS., CSP., bersama Dr.sc.Ir. Agus Wantoro, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng., menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Lampung Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si. Turut hadir Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K., M.H., Kabid TIK Polda Lampung AKBP Deddy Kurniawan, serta personel fungsi TIK dari seluruh satuan wilayah di jajaran Polda Lampung.

Kehadiran akademisi Universitas Aisyah Pringsewu dalam forum strategis tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan resmi Bidang TIK Polda Lampung untuk memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di era transformasi digital.

Dalam sesi pemaparan bertajuk “Visualisasi AI untuk Kepolisian: Teknologi Cerdas untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat”, Dr. Zulkifli menjelaskan berbagai peluang implementasi kecerdasan buatan yang dapat mendukung peningkatan efektivitas pelayanan publik, keamanan, dan pengambilan keputusan berbasis data di lingkungan Polri.

Menurutnya, perkembangan AI saat ini memberikan peluang besar bagi institusi kepolisian untuk meningkatkan kecepatan respons, akurasi analisis, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan menjadi alat bantu yang mampu meningkatkan kecepatan analisis, ketepatan informasi, dan kualitas pelayanan publik. Dengan pemanfaatan yang tepat, AI dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Dr. Zulkifli.

Dalam paparannya, ia memaparkan sejumlah skenario penerapan AI di bidang kepolisian, antara lain prediksi potensi kejahatan berbasis analisis data historis, teknologi pengenalan wajah (facial recognition), analisis CCTV secara real time, patroli cerdas berbasis pemetaan wilayah rawan, serta pengembangan dashboard Command Center yang mampu menyajikan informasi keamanan secara terintegrasi dan cepat.

Selain itu, AI juga dinilai berpotensi mendukung pengembangan chatbot layanan kepolisian, analisis sentimen masyarakat di media sosial, teknologi pengenalan suara (voice recognition) untuk dokumentasi laporan, serta sistem manajemen data terintegrasi guna mempercepat proses pengambilan keputusan.

Tidak hanya membahas peluang pemanfaatan teknologi, pemaparan tersebut juga mengulas berbagai tantangan implementasi AI, mulai dari aspek keamanan data, etika penggunaan teknologi, regulasi, hingga kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan ekosistem digital.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan terkait penerapan teknologi AI dalam mendukung tugas operasional, pelayanan publik, serta penguatan sistem informasi di lingkungan kepolisian.

Kabid TIK Polda Lampung AKBP Deddy Kurniawan mengapresiasi kontribusi akademisi Universitas Aisyah Pringsewu dalam memberikan perspektif ilmiah dan inovatif terkait pengembangan teknologi informasi di lingkungan Polri.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Partisipasi Dr. Zulkifli dan Dr.sc.Ir. Agus Wantoro dalam Rakernis TIK Polda Lampung 2026 menjadi bukti komitmen Universitas Aisyah Pringsewu dalam mendukung pengembangan inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan instansi pemerintah.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Aisyah Pringsewu terus mendorong pemanfaatan teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan sistem keamanan dan pelayanan publik yang modern, efektif, transparan, dan berbasis data.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi negara merupakan fondasi penting dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Teknologi kecerdasan buatan harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan keamanan, dan mendukung pembangunan bangsa,” tutup Dr. Zulkifli. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x