KEDIRI – Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri melalui Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) akan menyelenggarakan The 1st CIVITAS 2026 (Conference on International Visions, Innovation, and Transformative Action for Society) pada 27 Juni 2026. Konferensi internasional ini menjadi forum akademik yang mempertemukan peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, serta pengambil kebijakan dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi dan solusi transformatif bagi masyarakat.
Mengusung tema “Cultural Heritage as Strategic Pillar of National Sovereignty: Advancing Legal Certainty, Citizenship Education, and Peace Journalism in ASEAN”, kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi PPKn UNP Kediri bekerja sama dengan Center of Conservation for Sustainable Ethnic Heritage (CaSEH), Malaysia.
Konferensi akan berlangsung di Cakrawala Mandala Nusantara Hall, Universitas Nusantara PGRI Kediri, dengan fasilitas partisipasi secara daring melalui platform Zoom sehingga memungkinkan keterlibatan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia maupun mancanegara.
Panitia pelaksana mengundang akademisi dari berbagai bidang keilmuan, termasuk kesehatan, pendidikan, ilmu komputer, hukum, ekonomi, sosial budaya, jurnalisme, bahasa dan sastra, hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Kehadiran para peneliti lintas disiplin diharapkan dapat memperkaya perspektif dan menghasilkan rekomendasi yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan global.
Menurut panitia pelaksana, CIVITAS 2026 dirancang sebagai ruang diskusi ilmiah yang mendorong kolaborasi internasional dan pertukaran gagasan berbasis penelitian.
“CIVITAS hadir sebagai forum yang mempertemukan berbagai perspektif keilmuan untuk menghasilkan inovasi dan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat. Kami berharap konferensi ini dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah peserta,” ujar Izharulhak Saiful Hafni, Panitia Pelaksana CIVITAS 2026.
Konferensi ini akan menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai negara, antara lain Prof. Madya Dr. Afifuddin Husairi bin Hussain dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr. Naser Ali Abdulghani Idriss dari University of Benghazi Libya, Dr. Agus Widodo, M.Pd. dari Universitas Nusantara PGRI Kediri, Tuan Haji Rosli bin Haji Nor dari ICONOS Malaysia, serta Mr. Husaan Tayeh dari Wartani Press Thailand. Adapun sambutan pembukaan akan disampaikan oleh Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd.
Selain forum presentasi hasil penelitian, peserta juga memperoleh peluang publikasi ilmiah melalui skema double publication. Seluruh artikel yang diterima akan diterbitkan dalam Journal of CIVITAS Proceedings yang terindeks Google Scholar serta Book Chapter Internasional ber-ISBN yang diterbitkan oleh CaSEH Malaysia.
Panitia juga menyiapkan jalur publikasi lanjutan bagi artikel terbaik melalui pendampingan submit ke jurnal terakreditasi SINTA 2–4 maupun jurnal bereputasi yang terindeks Scopus.
Ruang lingkup pembahasan dalam konferensi meliputi berbagai bidang strategis, antara lain hukum, pendidikan, sosial budaya, politik, warisan budaya, jurnalisme, bahasa dan sastra, kecerdasan buatan, serta ekonomi. Beberapa topik yang menjadi perhatian mencakup hak asasi manusia internasional, pendidikan kewarganegaraan global, budaya digital, diplomasi digital, pelestarian warisan budaya, data journalism, linguistik komputasional, tata kelola kecerdasan buatan, hingga ekonomi berkelanjutan.
Panitia membuka kesempatan bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mengirimkan abstrak dan artikel ilmiah. Pengumpulan abstrak berlangsung hingga 19 Juni 2026, sedangkan pengiriman naskah lengkap dijadwalkan paling lambat 24 Juni 2026.
Bagi akademisi yang berminat menjadi presenter, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi:
Biaya registrasi presenter lokal ditetapkan sebesar Rp250.000 untuk kategori early bird dan Rp300.000 untuk kategori reguler. Sementara itu, mahasiswa memperoleh tarif khusus mulai dari Rp100.000.
Panitia berharap partisipasi aktif dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat memperkaya kualitas diskusi serta memperkuat kolaborasi internasional yang berkelanjutan.
“Kami berharap CIVITAS 2026 menjadi ruang pertemuan ide, penelitian, dan kolaborasi internasional yang mampu melahirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat.”
— Izharulhak Saiful Hafni, Panitia Pelaksana CIVITAS 2026
Melalui penyelenggaraan The 1st CIVITAS 2026, Universitas Nusantara PGRI Kediri menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global serta mendorong lahirnya penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Pertemuan ilmiah ini diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi berkualitas, tetapi juga membangun kolaborasi lintas negara yang mampu menghadirkan inovasi dan aksi transformatif untuk menjawab berbagai tantangan masa depan.
Informasi lebih lanjut:
📞 Izharulhak Saiful Hafni: +62 823-1245-2689
🌐 Pendaftaran: https://s.id/CIVITAS2026
No Comments