x

banner 300250

UMY Ajak Mahasiswa Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Melalui Wellday Session Seminar

3 minutes reading
Wednesday, 3 Jun 2026 14:51 4 Amin

Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Karir (DITMAWA) menggelar Wellday Session Seminar bertajuk “Mind and Body Reset: Agar Hidup Tidak Sekadar Selamat, tetapi Bermakna” di Gedung Amphiteater E6 UMY, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan refleksi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah dinamika kehidupan akademik dan sosial yang semakin kompleks.

Seminar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen UMY dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa melalui pendekatan yang holistik, tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga kesehatan mental dan kualitas hidup secara menyeluruh.

Ketua Pelaksana kegiatan, Akmal Basyir, S.Pd., menjelaskan bahwa seminar ini lahir dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan generasi muda. Menurutnya, banyak mahasiswa maupun masyarakat yang terjebak dalam pola hidup sekadar bertahan (survival mode) sehingga sering mengabaikan kesehatan demi memenuhi tuntutan akademik maupun pekerjaan.

“Banyak orang terbiasa bekerja dan belajar tanpa jeda. Akibatnya, kesehatan sering dianggap sebagai prioritas kedua selama tubuh masih mampu beraktivitas. Padahal, kesehatan bukan hanya tentang tidak sakit, tetapi juga tentang kualitas hidup yang baik,” ujarnya.

Akmal menilai bahwa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Banyak individu yang masih enggan mencari bantuan profesional karena khawatir mendapatkan stigma negatif atau dianggap berlebihan dalam menghadapi masalah psikologis.

Selain itu, budaya pemeriksaan kesehatan secara preventif juga dinilai belum menjadi kebiasaan di masyarakat. Sebagian besar orang baru melakukan pemeriksaan kesehatan ketika kondisi fisik atau mental sudah mengalami gangguan yang cukup serius.

Ia juga menyoroti pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial yang membawa tantangan baru bagi kesehatan mental generasi muda. Menurutnya, paparan berbagai konten mengenai kesuksesan, gaya hidup, dan pencapaian sering kali mendorong seseorang untuk terus membandingkan dirinya dengan orang lain.

“Media sosial sering membuat seseorang kehilangan ruang untuk memahami dirinya sendiri karena terus-menerus membandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan mahasiswa, DITMAWA UMY berkolaborasi dengan Konselor Sebaya UMY dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Palang Merah Indonesia (PMI) UMY. Selain seminar, peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti layanan self-help counseling serta pemeriksaan kesehatan fisik secara gratis.

Dalam sesi kesehatan fisik, Dr. Iman Permana, M.Kes., Ph.D., menekankan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas hidup seseorang.

Menurutnya, kesehatan tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan sehari-hari, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari alkohol dan zat adiktif, serta menjaga kesehatan mental melalui meditasi maupun aktivitas positif lainnya.

“Banyak program kesehatan yang baik, tetapi program terbaik adalah program yang benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Sementara itu, Ratih Ratnasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan psikolog di Direktorat Kemahasiswaan dan Karir UMY, mengajak mahasiswa untuk memahami keterkaitan antara pola pikir, emosi, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa berbagai permasalahan kesehatan mental sering kali berawal dari cara seseorang memaknai pengalaman hidup, mengelola emosi, serta merespons tekanan yang dihadapi. Oleh karena itu, kemampuan mengenali diri dan mengelola kesehatan psikologis menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap mahasiswa.

Melalui penyelenggaraan Wellday Session Seminar, UMY berharap mahasiswa tidak hanya mampu menghadapi tekanan akademik dan sosial dengan baik, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UMY dalam menciptakan lingkungan kampus yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang sehat, tangguh, produktif, dan mampu menjalani kehidupan yang lebih bermakna di tengah tantangan era modern. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x