JAKARTA — Indonesia kembali mencatat sejarah penting di kancah akademik internasional dengan ditunjuknya Jakarta sebagai tuan rumah The 30th Pacific Asia Conference on Information Systems (PACIS 2026). Konferensi bergengsi di bidang Sistem Informasi ini akan diselenggarakan pada 4–8 Juli 2026 di Pullman Hotel CBD Thamrin, Jakarta, mengusung tema “Leapfrogging the Future with Artificial Intelligence.”
PACIS 2026 berada di bawah naungan Association for Information Systems (AIS) dan merupakan salah satu konferensi paling prestisius di kawasan Asia–Pasifik. Penyelenggaraan PACIS di Indonesia untuk pertama kalinya ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi akademisi nasional dalam jejaring riset global, khususnya pada bidang Artificial Intelligence (AI), sistem informasi, dan transformasi digital.
Menariknya, PACIS 2026 memberikan kebijakan khusus bagi akademisi Indonesia, baik dalam skema pendaftaran, peluang fast track publikasi, maupun fleksibilitas bahasa. Akademisi Indonesia diperkenankan melakukan submisi dan presentasi makalah dalam Bahasa Indonesia, dengan tetap memenuhi standar proses double-blind peer review internasional yang dilakukan dalam Bahasa Inggris.
Selain itu, prosiding PACIS 2026 terindeks pada basis data bereputasi seperti Scopus dan AIS eLibrary, dengan peluang fast track ke sejumlah jurnal internasional ternama, antara lain Pacific Asia Journal of Association for Information Systems (PAJAIS), AIS Transactions on Human-Computer Interaction (THCI), dan Information & Management (I&M).
Sebagai bagian penting dari rangkaian kegiatan, PACIS 2026 juga akan menggelar Doctoral Consortium secara luring pada 4–5 Juli 2026, sebelum konferensi utama dimulai. Kegiatan ini dirancang sebagai forum interaktif bagi mahasiswa doktoral untuk mendapatkan masukan mendalam dari para akademisi senior kelas dunia.
Doctoral Consortium PACIS 2026 diketuai oleh para pakar internasional, yaitu Prof. Jason B. Thatcher (University of Colorado Boulder, Amerika Serikat), Prof. Achmad Nizar Hidayanto (Universitas Indonesia), dan Assoc. Prof. Qiqi Jiang (Copenhagen Business School, Denmark).
Forum ini terbuka bagi kandidat doktor (PhD) bidang Sistem Informasi yang disertasinya telah memiliki rencana penelitian yang jelas dan masih memiliki waktu riset minimal enam bulan. Peserta akan memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan riset, menyempurnakan ide penelitian, membangun jejaring akademik global, serta mendiskusikan tantangan riset di era teknologi cerdas.
Doctoral Consortium PACIS 2026 juga menghadirkan para mentor terkemuka dunia dari universitas ternama, seperti University of Melbourne, National University of Singapore, Baylor University, City University of Hong Kong, dan Copenhagen Business School, yang memiliki peran strategis sebagai editor jurnal internasional bereputasi.
PACIS 2026 membuka 17 track riset internasional, dengan salah satu fokus utama pada Artificial Intelligence and Machine Learning. Track ini mengeksplorasi dampak transformatif AI terhadap bisnis, masyarakat, dan tata kelola sistem informasi, termasuk topik generative AI, large language models, multimodal machine learning, human-AI collaboration, explainable AI, hingga AI for social good.
Selain AI, PACIS 2026 juga menghadirkan track lain yang mencakup isu strategis seperti AI-driven future of work, etika dan dampak sosial AI, digital learning, data analytics, blockchain dan fintech, smart cities, healthcare information systems, hingga masa depan teknologi informasi.
Dengan menjadi tuan rumah PACIS 2026, Indonesia tidak hanya berperan sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai aktor penting dalam membentuk arah riset sistem informasi dan kecerdasan artifisial di kawasan Asia–Pasifik. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh akademisi, peneliti, dan mahasiswa doktoral Indonesia untuk meningkatkan visibilitas riset nasional di tingkat global.
Informasi lengkap mengenai PACIS 2026 dapat diakses melalui laman resmi https://pacis2026.aisconferences.org/, sementara pertanyaan terkait Doctoral Consortium dapat disampaikan melalui email pacis2026dc@yahoo.com. (*na)
No Comments