x

banner 300250

ITERA: Kampus Muda dengan Kinerja Menjanjikan dari Sumatera untuk Indonesia

3 minutes reading
Monday, 20 Apr 2026 21:24 4 Amin

Lampung – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) terus menunjukkan kiprah sebagai perguruan tinggi negeri berbasis teknologi yang berkembang pesat sejak didirikan pada 2014. Meski tergolong kampus muda, ITERA mampu mencatatkan berbagai capaian strategis yang menempatkannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan, khususnya di wilayah Sumatera.

Dalam kurun waktu sekitar 12 tahun, ITERA telah dipimpin oleh tiga rektor, yakni Prof. Ofyar Z. Tamim, Prof. Mitra Jamal, dan saat ini Prof. I Nyoman Pugeg Aryantha. Di bawah kepemimpinan tersebut, kampus ini terus bertumbuh, baik dari sisi akademik, riset, maupun kontribusi terhadap masyarakat. Hingga kini, jumlah lulusan ITERA mendekati 10 ribu orang, dengan alumni yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.

Dari sisi serapan lulusan, ITERA mencatat rata-rata waktu tunggu kerja hanya 2,8 bulan, dengan 74,8 persen lulusan bekerja sesuai bidang keilmuannya. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa proses pendidikan yang dijalankan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Prestasi akademik juga ditunjukkan melalui peningkatan akreditasi program studi, di mana sejumlah program telah meraih predikat unggul. Sementara itu, mahasiswa ITERA terus mencatatkan prestasi, termasuk pada 2025 yang menempatkan ITERA di peringkat ke-6 nasional dalam jumlah penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin.

Tidak hanya mahasiswa, dosen ITERA juga aktif dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun yang sama, ITERA masuk dalam 16 besar nasional untuk kategori perguruan tinggi dengan dosen penerima pendanaan penelitian dan pengabdian dari Kemdikti Saintek. Di sisi lain, tenaga kependidikan turut berkontribusi melalui berbagai capaian, seperti penghargaan pengelolaan Kebun Raya ITERA dari BRIN dan prestasi di bidang kehumasan tingkat nasional.

Penguatan Akademik dan Transformasi Digital

Sebagai institusi berbasis teknologi, ITERA menempatkan penguatan sistem akademik sebagai prioritas utama. Pengembangan kurikulum yang adaptif menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, juga terus diintegrasikan dalam proses pembelajaran secara profesional dan bertanggung jawab.

Riset, Inovasi, dan Hilirisasi

Budaya riset di ITERA terus berkembang dengan fokus tidak hanya pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada hilirisasi produk berbasis teknologi. Upaya ini didukung melalui pengembangan teaching factory di setiap fakultas, guna mendorong lahirnya inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi, ITERA aktif mendorong pengabdian kepada masyarakat. Dengan jumlah mahasiswa yang telah melampaui 24 ribu orang, potensi kontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya di Lampung dan Sumatera, menjadi sangat besar. Program pengabdian tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

Tata Kelola dan Arah Pengembangan

Seiring pertumbuhan institusi, ITERA juga terus berbenah dalam tata kelola organisasi. Transformasi status dari satuan kerja (satker) menuju Badan Layanan Umum (BLU) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan fleksibilitas dan profesionalitas pengelolaan kampus.

Selain itu, ITERA memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam di Sumatera melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat kontribusi tersebut.

Menuju Kampus Berkelas Global

Dengan sumber daya manusia yang relatif muda dan dukungan lahan kampus yang luas, ITERA berpotensi menjadi living laboratory bagi pengembangan inovasi. Kolaborasi antarkampus di Lampung dan wilayah Sumatera juga terus didorong guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Momentum pemilihan Rektor ITERA periode 2026–2030 dinilai sebagai titik strategis untuk mempercepat capaian institusi. Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, ITERA optimistis mampu memperkuat perannya tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional dan global, sebagai kampus muda yang membawa kontribusi nyata dari Sumatera untuk Indonesia. (*na)

Catatan: Opini ini juga telah dipublikasikan di Harian Lampung Post pada Senin, 20 April 2026.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x