Purwokerto — Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Batalyon 904/Kalayudha Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menyelenggarakan Pendidikan Dasar Yudha XLIX yang dirangkaikan dengan Longmarch Tradisi ke-39 pada tahun 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin sekaligus tradisi kehormatan dalam proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta jiwa kejuangan anggota Resimen Mahasiswa.
Sebanyak 20 personel Yudha XLIX diberangkatkan untuk mengikuti Pendidikan Dasar Yudha yang dilaksanakan selama 10 hari, bertempat di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang, pada 21–31 Januari 2026. Selama pendidikan, peserta mendapatkan pembekalan kemampuan dasar keprajuritan, ketahanan fisik dan mental, serta penguatan nilai-nilai kepemimpinan dan tanggung jawab.
Komandan Menwa Mahadipa Batalyon 904/Kalayudha Unsoed, Dede Setiawan, menyampaikan bahwa pendidikan dasar ini dirancang sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anggota Resimen Mahasiswa yang tangguh dan berintegritas.
“Pendidikan dasar ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar keprajuritan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta ketahanan fisik dan mental sebagai landasan utama pengabdian anggota Resimen Mahasiswa,” ujarnya.
Selain pendidikan dasar, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Longmarch Tradisi ke-39 yang sarat nilai historis dan filosofis. Longmarch tersebut menempuh rute yang dimulai dari Museum Kelahiran Panglima Besar Jenderal Soedirman di Rembang, Kabupaten Purbalingga, sebagai simbol penghormatan terhadap tokoh besar bangsa.
Pemilihan rute tersebut merepresentasikan semangat juang, keteguhan prinsip, dan pantang menyerah yang diwariskan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Melalui langkah kaki, peluh, dan kebersamaan sepanjang perjalanan, para anggota baru Yudha XLIX diajak untuk menghayati serta meneladani nilai-nilai kejuangan tersebut.
Longmarch ini tidak hanya menjadi ujian ketahanan fisik, tetapi juga sarana internalisasi nilai patriotisme, loyalitas, jiwa korsa, serta pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan jati diri anggota Resimen Mahasiswa.
Pendidikan Dasar Yudha XLIX dan Longmarch Tradisi ke-39 ini merupakan tahapan fundamental dalam mewujudkan motto “Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan.” Resimen Mahasiswa Mahadipa menegaskan komitmennya untuk menyinergikan kecakapan intelektual mahasiswa dengan ketangguhan, disiplin, dan semangat kebersamaan di lapangan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Resimen Mahasiswa Mahadipa Batalyon 904/Kalayudha Universitas Jenderal Soedirman diharapkan semakin siap melahirkan kader-kader mahasiswa yang tangguh, berkarakter, serta siap mengabdi kepada almamater, masyarakat, bangsa, dan negara. (*na)
No Comments