Dari Jogja untuk Asia: solusi AI atasi limbah fast fashion melaju ke final EDUtech Asia 2025 EDUTECHID.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Indonesia. Tim pelajar dari PRAXIS High School Yogyakarta berhasil menembus babak final EDUtech Asia 2025 Planet Protectors Sustainability Challenge, kompetisi internasional berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) yang akan digelar pada November 2025 di Singapura.
Ajang bergengsi yang diinisiasi EDUtech Asia bekerja sama dengan Google for Education ini mempertemukan pelajar dan mahasiswa Asia untuk menghadirkan solusi ramah lingkungan melalui inovasi AI. Dari ratusan peserta tingkat SMA se-Asia, tim PRAXIS High School sukses masuk 9 besar finalis, bersanding dengan sekolah-sekolah ternama seperti NUS High School (Singapura), Marlborough College (Malaysia), hingga MMSU Laboratory High School (Filipina).
Kepala Sekolah PRAXIS High School Yogyakarta, Aishah R. Praswoto, D.Phil, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tim didiknya.
“Inovasi AI yang mereka ajukan dinilai visioner sekaligus aplikatif dalam menjawab isu keberlanjutan lingkungan. Ini pencapaian luar biasa, apalagi baru pertama kali kami mengikuti ajang ini,” ujar Aishah, lulusan doktoral Universitas Oxford sekaligus penerima beasiswa LPDP.
Ia menambahkan, kompetisi ini sangat ketat karena melibatkan pelajar-pelajar terbaik Asia. “Kami bangga anak-anak bisa membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di level global, tidak kalah dalam hal teknologi maupun kreativitas,” tambahnya.
Salah satu anggota tim, Jacindha Rakhma Afianto, menuturkan kegembiraannya setelah dinyatakan lolos ke final.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa jadi finalis. Yang bikin makin bangga adalah kami bisa menuangkan ide untuk menangani masalah limbah fast fashion, isu yang memang dekat dengan minat saya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan rekannya, Ghathfan Kalingga Tristan Ardana (Ardan).
“Kami tidak menyangka bisa lolos sejauh ini. Sekarang fokus kami adalah menyiapkan presentasi dengan sebaik-baiknya karena akan bersaing dengan sekolah-sekolah top ASEAN,” katanya optimistis.
Final EDUtech Asia 2025 Planet Protectors Sustainability Challenge dapat disaksikan publik secara daring melalui akun resmi Instagram @edutech.asia. Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin hadir langsung di Singapura.
Kehadiran pelajar PRAXIS High School di ajang internasional ini menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu global seperti perubahan iklim dan keberlanjutan.
Dengan dukungan sekolah, masyarakat, dan pemerintah, Aishah berharap capaian ini dapat menjadi pijakan lahirnya lebih banyak pemimpin teknologi masa depan dari Indonesia. (*na)
No Comments