x

banner 300250

Webinar MISI #045 Angkat Isu Teknologi Anti Money Laundering, Hadirkan Pakar FinCrime Internasional

2 minutes reading
Wednesday, 7 Jan 2026 14:54 70 Amin

JAKARTA — Masyarakat Informatika Sosial Indonesia (MISI) kembali menggelar agenda diskusi ilmiah melalui Webinar MISI #045 yang akan mengangkat topik strategis “Teknologi Anti Money Laundering”. Webinar ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 20.00–22.00 WIB, dan dapat diikuti secara daring melalui platform Zoom.

Kegiatan ini menghadirkan Chris Bagus Prakoso, seorang FinCrime Analyst di Ness Digital Engineering, Slovakia, sebagai pemantik diskusi. Dalam paparannya, Chris Bagus Prakoso akan membahas peran teknologi digital dalam mendeteksi, mencegah, serta menanggulangi praktik pencucian uang (money laundering) yang kian kompleks di era transformasi digital dan globalisasi sistem keuangan.

Sebagai pembahas, webinar ini menghadirkan Arief Prihantoro, Direktur Pengembangan Bisnis Excellencia Indonesia, yang akan memberikan perspektif praktis dari sisi industri dan pengembangan bisnis, khususnya terkait penerapan teknologi anti pencucian uang dalam dunia usaha dan ekosistem keuangan nasional.

Diskusi akan dipandu oleh Nurul Hidayat, Dosen Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman, yang bertindak sebagai moderator. Sementara itu, peran host diemban oleh Agus Fanar Syukri, Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang dikenal aktif dalam pengembangan kajian informatika sosial di Indonesia.

Webinar MISI #045 ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya (gratis). Peserta dapat bergabung melalui tautan Zoom https://s.id/WebinarMISI2, serta memperoleh e-sertifikat dengan melakukan registrasi melalui laman resmi MISI di https://socioinformatics.id/webinar-misi/register.php?id=20&a=b.

Melalui kegiatan ini, MISI berharap dapat meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat, akademisi, serta praktisi terhadap pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung upaya pencegahan kejahatan keuangan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik, riset, dan industri dalam menghadapi tantangan global di bidang anti money laundering. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x