x

banner 300250

Badan Industri Mineral Gelar Webinar Lecture Series Bahas Masa Depan Mineral Tanah Jarang Indonesia

4 minutes reading
Wednesday, 13 May 2026 08:02 25 Amin

EDUTECHID.COM – Badan Industri Mineral (BIM) kembali menghadirkan ruang diskusi ilmiah melalui kegiatan Webinar Lecture Series yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Outlook Mineral Logam Tanah Jarang Indonesia” sebagai upaya memperluas pemahaman publik mengenai potensi, tantangan, serta arah pengembangan mineral strategis nasional di tengah meningkatnya kebutuhan industri global.

Webinar yang diselenggarakan secara daring tersebut menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman panjang di bidang pertambangan serta riset teknologi mineral. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc. dari Indonesian Mining Institute dan Dr. Eng. Iwan Setiawan, S.T., M.T. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 16.30 WIB dan terbuka bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi industri pertambangan, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu pengelolaan sumber daya mineral nasional. Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan panitia maupun melalui pemindaian QR Code pada poster kegiatan.

Tema yang diangkat dalam webinar ini dinilai relevan dengan kondisi global saat ini, ketika mineral logam tanah jarang menjadi salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi modern. Mineral tersebut banyak dimanfaatkan dalam industri elektronik, kendaraan listrik, energi terbarukan, hingga pertahanan dan teknologi tinggi lainnya.

Melalui forum ini, Badan Industri Mineral ingin menghadirkan diskusi yang tidak hanya membahas potensi cadangan logam tanah jarang di Indonesia, tetapi juga strategi pengelolaan, hilirisasi, penguatan riset, serta peluang peningkatan nilai tambah industri nasional. Selain itu, webinar ini diharapkan dapat mempertemukan perspektif akademik, industri, dan pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor mineral yang berkelanjutan.

Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc. dijadwalkan membahas perkembangan industri pertambangan mineral strategis serta peluang Indonesia dalam memanfaatkan sumber daya logam tanah jarang untuk memperkuat daya saing nasional. Sementara itu, Dr. Eng. Iwan Setiawan, S.T., M.T. akan mengulas pentingnya inovasi dan riset teknologi dalam mendukung pengolahan serta pengembangan mineral logam tanah jarang di masa mendatang.

Penyelenggaraan Webinar Lecture Series ini juga menjadi bagian dari komitmen Badan Industri Mineral dalam mendorong peningkatan literasi publik terhadap sektor pertambangan modern yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Diskusi semacam ini dinilai penting untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya alam yang tidak hanya berorientasi pada eksploitasi, tetapi juga keberlanjutan dan pengembangan industri nasional.

Selain memperoleh wawasan langsung dari para pakar, peserta webinar juga berkesempatan memperluas jejaring akademik dan profesional melalui sesi diskusi interaktif yang akan digelar selama kegiatan berlangsung. Panitia turut menyediakan e-certificate bagi peserta yang mengikuti webinar sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Deputi Riset dan Pengembangan Teknologi Badan Industri Mineral menyampaikan bahwa forum lecture series ini diharapkan mampu menjadi media pertukaran gagasan yang konstruktif antara dunia pendidikan, lembaga riset, dan sektor industri. Dengan semakin terbukanya ruang kolaborasi, pengembangan mineral strategis nasional diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri pertambangan global yang terus berkembang. Melalui penyebaran informasi dan penguatan diskusi ilmiah, Badan Industri Mineral berharap semakin banyak pihak yang memahami nilai strategis logam tanah jarang bagi masa depan industri nasional.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/WebinarLectureSeries_1 atau dengan memindai QR Code yang tersedia pada media publikasi resmi Badan Industri Mineral.

Kutipan Utama

“Pengembangan mineral logam tanah jarang membutuhkan sinergi antara riset, teknologi, industri, dan kebijakan nasional agar Indonesia mampu memanfaatkan potensi sumber daya strategis secara optimal dan berkelanjutan.”

Penutup

Melalui Webinar Lecture Series ini, Badan Industri Mineral berharap tercipta ruang diskusi yang produktif sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan mineral strategis Indonesia. Forum ilmiah tersebut menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai masa depan industri logam tanah jarang yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta peran vital dalam transformasi teknologi global. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x