x

banner 300250

ToT PKKM Unsoed Siapkan Fasilitator Sambut Lebih dari 10 Ribu Mahasiswa Baru

3 minutes reading
Saturday, 8 Aug 2026 09:51 50 Amin

PURWOKERTO – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mematangkan persiapan menyambut lebih dari 10 ribu mahasiswa baru tahun 2026 melalui Training of Trainer (ToT) Program Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rubijanto Misman Widyatama Unsoed pada 4–6 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian PKKM 2026. ToT digelar untuk menyamakan persepsi dan membekali calon fasilitator serta tutor agar mampu mendampingi mahasiswa baru secara edukatif, inspiratif, humanis, dan berintegritas.

Ketua ToT PKKM Unsoed 2026, Dr. Ir. Nurul Hidayat, S.Pt., M.Kom., mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali fasilitator dan tutor dengan pengetahuan, keterampilan, serta pola pendampingan yang seragam sebelum pelaksanaan PKKM.

Ketua Training of Trainer (ToT) PKKM Unsoed 2026, Dr. Ir. Nurul Hidayat, S.Pt., M.Kom.

Menurut Nurul, ToT tidak hanya berorientasi pada pembekalan teknis, tetapi juga menjadi sarana membangun kesamaan visi, karakter, kepemimpinan, dan semangat kolaborasi seluruh tim.

“ToT ini menyatukan persepsi, menyatukan langkah, dan menyatukan semangat kolaborasi agar fasilitator dan tutor dapat mendampingi mahasiswa baru Unsoed dengan baik. Harapannya, seluruh tim memiliki bekal yang sama sehingga pelaksanaan PKKM dapat berjalan secara terarah dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa,” ujar Nurul Hidayat, yang akrab disapa Doktor Enha.

Nurul yang juga Wakil Dekan III Fakultas Teknik (FT) Unsoed tersebut menegaskan bahwa fasilitator dan tutor tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan bagi mahasiswa baru selama mengikuti PKKM.

Karena itu, para trainer dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan, integritas, dan kepedulian yang dapat menjadi contoh bagi mahasiswa sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

“Trainer yang hebat tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga menginspirasi melalui keteladanan,” katanya.

Menurut Nurul, PKKM menjadi momentum awal untuk membentuk karakter mahasiswa ketika memasuki kehidupan perguruan tinggi. Kesamaan pemahaman, sikap, dan pola pendampingan dinilai penting agar mahasiswa memperoleh pengalaman awal yang positif selama beradaptasi di lingkungan kampus.

Tahapan Strategis

Ketua PKKM Unsoed 2026, Dr. Poppy Dian Indira Kusuma, S.E., M.Si., Ak., mengatakan ToT merupakan tahapan strategis untuk mempersiapkan fasilitator dan tutor sebelum mendampingi mahasiswa baru.

Dr. Poppy Dian Indira Kusuma, S.E., M.Si., Ak

“Training of Trainer ini menjadi ruang untuk mempersiapkan para fasilitator dan tutor agar memiliki persepsi dan pemahaman yang sama dalam mendampingi mahasiswa baru,” kata Poppy, yang juga Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed.

Ia mengatakan PKKM tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga bagian dari proses awal membangun karakter, kepribadian, dan kesiapan mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik di Unsoed.

Program PKKM Unsoed berada di bawah pembinaan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si., IPU. ToT diikuti oleh fasilitator, tutor, narasumber, dan tim pelaksana sebagai persiapan mendampingi lebih dari 10 ribu mahasiswa baru Unsoed tahun 2026.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan Universitas Jenderal Soedirman, peta jalan mahasiswa, pengembangan kepribadian, adaptasi dan literasi keuangan, open mindedness, pencegahan dan penanggulangan kekerasan, ragam kegiatan mahasiswa, pusat prestasi mahasiswa, kampus berdampak, hingga pengembangan karier mahasiswa dan pascakampus.

Peserta juga mengikuti praktik penggunaan eLDirU sebagai platform digital pendukung pelaksanaan PKKM 2026. Pembekalan tersebut diharapkan meningkatkan kesiapan fasilitator dan tutor dalam memberikan pendampingan yang efektif dan terarah.

PKKM Unsoed 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026. Melalui rangkaian persiapan tersebut, Unsoed berharap pelaksanaan PKKM dapat menjadi fondasi bagi pembentukan mahasiswa yang berkarakter unggul, peduli, adaptif, tangguh, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan ToT ditutup dengan jargon “Generasi Soedirman, Berkarakter Unggul, Peduli, Berdampak!” dan “PKKM 2026, Bangun Resiliensi, Hadirkan Kontribusi!”. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x