PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) melalui Fakultas Kesehatan menggelar Visitasi Profesi Dietisien dan Kajian Kurikulum Program Studi S1 Gizi dan Profesi Dietisien, yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (19–20 Agustus 2025) di Ruang Smart Class Gedung E UAP.
Kegiatan ini bertujuan meninjau sekaligus memperkuat kurikulum pendidikan gizi agar selaras dengan kebutuhan stakeholder, perkembangan ilmu pengetahuan, serta regulasi nasional berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Pada hari pertama, Selasa (19/8/2025), agenda diawali dengan pembukaan, pemaparan visi, misi, dan tracer study program studi, diskusi dengan stakeholder, serta telaah kurikulum bersama pakar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan perumusan rencana tindak lanjut perbaikan kurikulum.
Keesokan harinya, Rabu (20/8/2025), kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat keanggotaan AIPGI kepada Program Studi Profesi Dietisien UAP, serta workshop instrumen akreditasi berbasis delapan kriteria yang dipandu langsung oleh Sekretaris Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI), A. Fahmi Arif Tsani, S.Gz., Dietisien., M.Sc.
Ketua Panitia, Alifiyanti Muharramah, S.Gz., M.Gz., menjelaskan bahwa kajian ini diharapkan menghasilkan kurikulum yang mampu mencetak lulusan sarjana gizi dan dietisien profesional, berdaya saing global, serta siap menjawab tantangan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan UAP, Rini Palupi, S.Kep., Ners., M.Kep., menekankan pentingnya penguatan kurikulum sebagai landasan pendidikan berkualitas di bidang gizi. “Kurikulum yang kuat dan relevan akan menjadi pijakan bagi mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan dua hari ini ditutup dengan pengesahan visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS) Program Studi Gizi serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan gizi di Universitas Aisyah Pringsewu. (*na)
No Comments