x

banner 300250

Halalbihalal FT Unsoed Perkuat Kebersamaan Civitas Akademika

3 minutes reading
Friday, 27 Mar 2026 01:10 122 Amin

PURBALINGGA – Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (FT Unsoed) menggelar kegiatan Halalbihalal 1447 Hijriah di Auditorium Fakultas Teknik, Jumat (27/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Dari Madrasah Ramadhan Menuju Kampus yang Penuh Keberkahan” ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan civitas akademika.

Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni FT Unsoed. Turut hadir pula sejumlah tamu undangan dari Forkopimcam Kalimanah dan berbagai pihak lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. H. Nurul Hidayat, S.Pt., M.Kom, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FT Unsoed, menyampaikan tausyiah mengenai makna Ramadan sebagai proses pembentukan pribadi yang bertakwa. Dalam ceramahnya, yang akrab disapa Doktor Enha, ia menekankan bahwa nilai-nilai Ramadan seharusnya tercermin dalam sikap empati, pengendalian diri, serta kesediaan untuk saling memaafkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengulas makna halalbihalal melalui filosofi “ngaku lepat”, yaitu sikap berani mengakui kesalahan dengan jujur tanpa mencari pembenaran. Menurutnya, nilai tersebut menuntut kerendahan hati, keberanian meminta maaf, serta komitmen untuk memperbaiki diri.

“Kesadaran untuk mengakui kekeliruan menjadi dasar penting dalam membangun hubungan yang harmonis, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.

Nurul Hidayat mencontohkan penerapan filosofi tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan akademik. Misalnya, ketika seorang dosen terlambat memenuhi kewajiban mengajar karena suatu kepentingan, ia secara terbuka meminta maaf kepada mahasiswa dan berkomitmen memperbaiki kedisiplinan. Contoh lainnya adalah ketika terjadi kesalahan administrasi di lingkungan kerja, yang kemudian diakui secara terbuka dan diselesaikan bersama tanpa saling menyalahkan.

Di kalangan mahasiswa, nilai ngaku lepat juga tercermin ketika seseorang berani meminta maaf atas ucapan yang menyinggung temannya serta berupaya menjaga hubungan baik.

Sementara itu, Dekan FT Unsoed, Prof. Agus Maryoto, menegaskan bahwa peringatan Idulfitri dan kegiatan halalbihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan momentum refleksi bersama.

“Halalbihalal menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, kebersamaan, dan integritas dalam kehidupan akademik,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh civitas akademika Fakultas Teknik Unsoed untuk menjadikan nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan sebagai landasan dalam membangun budaya kampus yang berkarakter, berakhlak, serta berorientasi pada kemaslahatan.

Menurutnya, penguatan ukhuwah serta kontribusi nyata dari seluruh elemen kampus sangat penting dalam mendukung kemajuan institusi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Melalui kegiatan halalbihalal ini, civitas akademika FT Unsoed diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan, integritas, serta memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Acara kemudian ditutup dengan saling berjabat tangan dan bermaafan antar peserta, menegaskan bahwa halalbihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga momentum untuk kembali ke fitrah dan mempererat ukhuwah di lingkungan kampus.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x