x

banner 300250

Dr. ENHA Ajak Remaja Muslim Melek Etika dan Literasi Digital di Era AI

2 minutes reading
Sunday, 22 Jun 2025 09:54 295 Amin

Purwokerto, Pesatnya perkembangan teknologi digital mendorong perlunya pembekalan etika dan literasi digital, terutama bagi kalangan remaja Muslim. Hal ini menjadi inti dalam kegiatan bertajuk “Etika dan Literasi Digital untuk Remaja Muslim” yang digelar di Pondok Pesantren Manbaul Husna, Purwokerto, pada Ahad (22/6/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Dr. ENHA (Nurul Hidayat), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (FT UNSOED), yang dikenal aktif dalam dakwah digital dan edukasi teknologi melalui platform Enhapreneur dan Enha Podcast.

Dalam paparannya, Dr. ENHA menekankan pentingnya kesadaran remaja Muslim terhadap tantangan dunia maya yang kini diwarnai oleh maraknya hoaks, ujaran kebencian, hingga konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. “Etika digital adalah adab kita di dunia maya. Jika di dunia nyata kita dituntut jujur dan menjaga lisan, maka di dunia digital pun prinsip yang sama harus ditegakkan,” ujarnya.

Acara yang berlangsung interaktif ini dibagi dalam beberapa sesi, mencakup pemahaman dasar dunia digital, pentingnya literasi digital dalam membedakan informasi yang benar dan salah, hingga panduan etika digital dari perspektif Islam. Al-Qur’an dan Hadis menjadi landasan utama, seperti pentingnya tabayyun (klarifikasi informasi) dan menjaga pandangan serta lisan dalam berinteraksi di media sosial.

Tak hanya itu, Dr. ENHA juga mengajak peserta untuk memanfaatkan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana produktif, seperti berdakwah dan belajar agama secara bijak. Ia mencontohkan berbagai inovasi digital dan platform Islami yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas positif di dunia maya.

“Menjadi remaja Muslim hari ini bukan hanya tentang akhlak di dunia nyata, tetapi juga bagaimana menjaga integritas di ruang digital,” tegasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan reflektif kepada para peserta untuk menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang sehat, islami, dan bermartabat. Semangat ini menjadi komitmen bersama agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta konten yang membawa nilai-nilai kebaikan. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x