PRINGSEWU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) bekerja sama dengan Pemerintah Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Balai Pekon Kediri. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi serta menyinergikan program kerja mahasiswa KKN dengan kebutuhan dan potensi masyarakat desa.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Pekon Kediri beserta jajaran, Sekretaris Pekon, Badan Hippun Pemekonan (BHP), Babinsa, Bidan Desa, para Kepala Dusun, Ketua RT, Kader Pemberdayaan Masyarakat, Kader Kesehatan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Aisyah Pringsewu, serta mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu yang tergabung dalam Kelompok 52 (Dusun 1), Kelompok 53 (Dusun 2), dan Kelompok 54 (Dusun 3).
Dalam sambutannya, Kepala Pekon Kediri, Catur Indayani, yang disampaikan oleh Sekretaris Pekon Dani Sefriyan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu dalam menyelenggarakan Musyawarah Masyarakat Desa sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian. Ia berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi landasan kegiatan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pekon Kediri.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Aisyah Pringsewu, Nur Aminudin, S.Kom., M.T.I., bersama Eko Wardoyo, S.Kep., Ners., M.Kep., dan Nadia Rahma Sari, M.Farm., menegaskan bahwa MMD merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa guna mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Pada sesi pemaparan program kerja, mahasiswa KKN yang diwakili oleh Lukman Alfariz mempresentasikan sejumlah kegiatan yang telah dirancang dan disepakati melalui musyawarah. Program tersebut meliputi cek kesehatan gratis bagi masyarakat Pekon Kediri, baik remaja maupun lansia, yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, berat badan, dan tinggi badan sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.
Selain bidang kesehatan, mahasiswa KKN juga akan melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi pencegahan bullying di sekolah dasar, guna menanamkan nilai-nilai kesehatan, karakter positif, dan lingkungan belajar yang aman sejak usia dini.
Di sektor teknologi dan ekonomi masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu mendorong digitalisasi UMKM Pekon Kediri melalui pembuatan titik lokasi usaha berbasis Google Maps, pendampingan digital marketing, serta promosi produk unggulan masyarakat, khususnya pengrajin bambu, agar mampu meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.
Program kerja lainnya mencakup bidang farmasi dan keperawatan, antara lain edukasi kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta pendampingan masyarakat dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Musyawarah Masyarakat Desa ini, mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu bersama Pemerintah Pekon Kediri berkomitmen untuk melaksanakan program pengabdian yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kegiatan KKN diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pemanfaatan teknologi, serta penguatan ekonomi desa, sekaligus mempertegas peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. (*na)
No Comments