x

banner 300250

Mahasiswa UAP Pecahkan Empat Rekor Nasional dan Raih Tiga Emas di Kejurnas Angkat Besi 2025

3 minutes reading
Sunday, 3 Aug 2025 08:24 108 Amin

BANDUNG — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh anak muda asal Lampung. Muhammad Husni (NPM. 230402045), mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), mencetak sejarah di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Youth dan Junior 2025 yang digelar di Bandung, Sabtu (2/8/2025). Ia berhasil meraih tiga medali emas dan memecahkan empat rekor nasional sekaligus di kelas 60 kg putra.

Muhammad Husni – NPM. 230402045

Husni tampil luar biasa sejak angkatan pertama. Pada kategori snatch, ia mencatat angkatan tertinggi sebesar 131 kg, memecahkan rekor nasional sebelumnya atas namanya sendiri (125 kg) yang ditorehkannya di Kejurnas Senior Yogyakarta, Mei 2025 lalu. Hebatnya lagi, ia juga melampaui rekor nasional lifter senior asal Papua, Rico, yang mencatat 126 kg.

“Rekor milik Rico ini bahkan dipecahkan dua kali oleh Husni, yakni 128 kg pada angkatan kedua dan 131 kg pada angkatan ketiga. Dengan capaian ini, total ada empat rekor nasional yang berhasil ia pecahkan, baik atas namanya sendiri maupun milik lifter senior,” jelas Pelatih Angkat Besi Lampung, Edi Santoso, yang mendampingi langsung di arena pertandingan.

Tak berhenti di situ, pada kategori clean and jerk, Husni kembali menunjukkan dominasinya dengan mencatat angkatan 150 kg, melewati rekor lamanya sendiri yaitu 140 kg. Sementara pada total angkatan, ia mencatat 281 kg, naik dari 265 kg—juga rekor atas namanya sendiri. Seluruh capaian tersebut mengantarkan Husni meraih tiga medali emas di semua kategori: snatch, clean and jerk, dan total angkatan.

Dekan FKIP Universitas Aisyah Pringsewu, Defy Gustianing, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pencapaian tersebut. “Kami sangat bangga atas prestasi Muhammad Husni. Ini bukan hanya kebanggaan bagi FKIP dan Universitas Aisyah Pringsewu, tetapi juga bukti nyata bahwa mahasiswa kami mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ziko Fajar Ramadhan, M.Pd., selaku Kaprodi Pendidikan Jasmani FKIP UAP. Ia menyebut bahwa keberhasilan Husni merupakan buah dari pembinaan yang konsisten dan semangat juang yang tinggi.

“Husni adalah contoh nyata mahasiswa yang tidak hanya unggul di akademik, tapi juga berprestasi di bidang olahraga. Capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ziko.

Pada Kejurnas tahun ini, Provinsi Lampung mengirimkan tiga lifter terbaik, yaitu Muhammad Husni (kelas 60 kg), Azam Syahmi (kelas 71 kg), dan Falih Ahmad Dinejad (kelas 88 kg). Dua lifter lainnya dijadwalkan tampil pada Minggu dan Senin.

Falih sendiri merupakan pemegang rekor nasional angkatan snatch (122 kg), clean and jerk (160 kg), dan total angkatan (282 kg) di kelasnya, yang dicatat pada Kejurnas Senior di Yogyakarta, Mei lalu.

Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menyambut gembira kabar pemecahan rekor nasional oleh Husni. Ia menilai ini sebagai momentum kebangkitan cabang olahraga angkat besi di Lampung.

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat membanggakan. Husni telah membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan dukungan semua pihak dapat melahirkan prestasi luar biasa. KONI akan segera mengambil langkah konkret untuk mendukung pembinaan atlet, khususnya pada cabang unggulan seperti angkat besi dan angkat berat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian Husni menjadi pemantik semangat bagi semua pihak untuk kembali membangun kejayaan olahraga Lampung secara bersama-sama. “Tidak ada kata menyerah. Ini saatnya bersinergi dan membangun optimisme baru. Masih banyak peluang emas di depan,” pungkas Taufik. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x