Semarang — Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia (APJIKOM) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola, akreditasi, dan indeksasi jurnal ilmiah nasional melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJIKOM 2025 yang digelar pada 13–14 Desember 2025 di Hotel Horison Semarang.
Rakernas ini menjadi forum strategis pengurus pusat dan pengurus harian APJIKOM dalam menyusun arah kebijakan organisasi, program kerja, serta penguatan kelembagaan pasca resmi terdaftar sebagai organisasi berbadan hukum di Kementerian Hukum dan HAM pada Oktober 2025 .
Dalam Rakernas tersebut, Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. ditetapkan sebagai Ketua Umum APJIKOM, didampingi Prof. Dr. Ir. Henderi, M.Kom. sebagai Sekretaris Jenderal. Kepengurusan ini diperkuat dengan pembentukan sejumlah divisi strategis, antara lain Divisi Akreditasi dan Indeksasi, Divisi Etika Publikasi Ilmiah, Divisi Pelatihan dan Pengembangan SDM, Divisi Kolaborasi dan Teknologi Jurnal, Humas, serta IT Support.
Ketua Panitia Rakernas, Danang, S.Kom., M.T, menyampaikan bahwa Rakernas APJIKOM 2025 difokuskan pada penyusunan program kerja nyata dan terukur untuk meningkatkan kualitas jurnal informatika dan komputer di Indonesia.
“APJIKOM berkomitmen menghimpun seluruh jurnal bidang infokom, baik yang belum terakreditasi, terakreditasi SINTA, hingga yang telah terindeks internasional, untuk diperkuat melalui pendampingan dan kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.
Sejumlah agenda strategis yang dibahas dan disepakati dalam Rakernas meliputi pendataan nasional jurnal informatika dan komputer berbasis SINTA dan Scimago, penguatan kerja sama melalui MoU dan MoA dengan pengelola jurnal dan konferensi, pendirian serta optimalisasi Rumah Jurnal APJIKOM, hingga penyelenggaraan pelatihan editor, reviewer, dan author, termasuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan jurnal .
Ketua Umum APJIKOM terpilih, Prof. Zainal A. Hasibuan, menegaskan bahwa APJIKOM akan berperan sebagai motor penggerak profesionalisme tata kelola jurnal informatika nasional. “APJIKOM harus menjadi simpul kolaborasi antara perguruan tinggi, asosiasi, dan industri untuk membangun jurnal ilmiah yang kredibel, beretika, dan berdaya saing internasional,” tegasnya.
Rakernas APJIKOM 2025 juga menandai konsolidasi organisasi menuju pelaksanaan program tahun 2026, termasuk rencana launching nasional APJIKOM, seminar nasional, serta pengembangan unit usaha pengelolaan jurnal. Melalui langkah ini, APJIKOM menargetkan terwujudnya ekosistem publikasi ilmiah informatika dan komputer yang profesional, berkelanjutan, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. (*na)
No Comments