Pringsewu — Rektor Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N., menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pringsewu Tahun 2027 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (30/1/2026), bertempat di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu.

Rektor Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N Sedang Melakukan Penandatanganan
Forum strategis ini diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, DPRD, unsur Forkopimda, instansi vertikal, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., yang mewakili Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Aspirasi tersebut diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang konkret, terukur, dan berdampak nyata dengan pendekatan perencanaan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timebound).
Tema pembangunan Kabupaten Pringsewu Tahun 2027 ditetapkan sebagai “Penguatan Ekonomi Daerah melalui Peningkatan SDM, Infrastruktur, dan Produktivitas Sektor Unggulan.” Fokus ini diarahkan pada optimalisasi potensi daerah, salah satunya pengembangan tepung Mocaf, yang dinilai mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain itu, penguatan sektor pertanian dan perkebunan, pengembangan UMKM lokal, peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan irigasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan aplikatif juga menjadi prioritas pembangunan daerah.
Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Dr. Sutrisno menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam penguatan kualitas SDM, riset terapan, serta pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Universitas Aisyah Pringsewu siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Dr. Sutrisno.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pringsewu, Dr. Imam Fatkuroji, S.STP., M.IP., berharap forum ini mampu merumuskan langkah-langkah strategis dan kebijakan prioritas pembangunan tahun 2027.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan sejumlah indikator pembangunan, antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 4,9 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,76 poin menjadi 75,26 poin, penurunan angka kemiskinan hingga kisaran 5,98–7,31 persen, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,7–3,9 persen.
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi momentum bersama untuk memastikan perencanaan pembangunan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Pringsewu,” tegasnya.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Pringsewu yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*na)
No Comments