x

banner 300250

Symposium Internasional Soroti Tantangan Riset Kualitatif dalam Kesehatan Seksual dan Reproduksi

2 minutes reading
Wednesday, 9 Jul 2025 07:48 105 Amin

LONDON — Sejumlah akademisi dan peneliti dari berbagai negara berkumpul dalam simposium bertajuk “Current Challenges in Qualitative Research Applied to Sexual and Reproductive Health”. Acara ini menghadirkan para peneliti lintas disiplin untuk membahas tantangan kontemporer dan refleksi metodologis dalam studi kualitatif terkait kesehatan seksual dan reproduksi.

Simposium ini dihadiri oleh staf pengajar psikologi serta mahasiswa program doktoral, dan menampilkan lima makalah ilmiah yang menggugah diskusi kritis seputar pendekatan, keterlibatan partisipan, serta dinamika sosial-budaya dalam riset kualitatif.

Makalah pertama dipresentasikan oleh Hannah Talbot dan Lucy Hulme dengan topik “Integrating patient and public involvement and engagement in qualitative health research”, yang membahas tantangan serta strategi dalam melibatkan pasien dan publik secara bermakna dalam riset kesehatan.

Sementara itu, Gamze Kaplan menyoroti isu aktual seputar “Scammer participants and AI-assisted interviews in Qualitative Health Research”, berdasarkan pengalamannya dalam studi terhadap calon orang tua dengan kondisi genetik langka.

Paparan ketiga oleh Zoyah Sheikh menyoroti kompleksitas rekrutmen ibu dari etnis minoritas dalam penelitian perinatal yang sensitif, melalui studinya “Recruitment of ‘hard-to-reach’ ethnic minority mothers in sensitive perinatal mental health research”.

Makalah keempat disampaikan oleh Victoria Uka yang mengulas “The logistics of conducting a thematic analysis study with healthcare professionals outside the UK”, khususnya mengenai tantangan penelitian lintas negara dan perbedaan praktik profesional.

Menutup sesi simposium, Venny Vidayanti dari Indonesia membawakan makalah berjudul “Exploring gendered engagement in antenatal education: Reflexive methodological reflections in a rural Indonesian context”. Ia memaparkan bagaimana norma gender memengaruhi keterlibatan peserta dalam pendidikan kehamilan di pedesaan Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Dosen Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) — Ririn Wulandari, S.ST., M.PH., Ph.D, Dr. Eka Tri Wulandari, S.ST., M.Keb., serta Dian Arif Wahyudi, S.Kep., Ners., MAN — turut melakukan kunjungan akademik sebagai tindak lanjut kolaborasi internasional antara Universitas Aisyah Pringsewu dan University of Manchester, Inggris, melalui program Indonesia–UK Healthy Pregnancy Journey (IUPJ) Network.

Kunjungan tersebut mencakup serangkaian kegiatan strategis seperti pertemuan riset, diskusi pengembangan kurikulum berbasis kolaborasi, serta pemetaan peluang program pendidikan dan penelitian bersama. Partisipasi aktif para dosen UAP dalam forum internasional ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jejaring akademik global dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam kajian kesehatan reproduksi berbasis pendekatan kualitatif. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x