x

banner 300250

Mahasiswa Telkom University Kembangkan Konsep Subsea Green Data Center Berbasis Energi Laut melalui PKM 2026

3 minutes reading
Thursday, 30 Jul 2026 13:19 50 Amin

BANDUNG – Tim mahasiswa Telkom University mengembangkan Nusantara Blue-Cloud, sebuah konsep Subsea Green Data Center berbasis energi laut melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Gagasan tersebut menawarkan pendekatan baru dalam pengembangan infrastruktur pusat data yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia.

Inovasi ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan infrastruktur pusat data seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, seperti Artificial Intelligence (AI), cloud computing, Internet of Things (IoT), dan big data. Di sisi lain, operasional pusat data membutuhkan konsumsi energi listrik yang tinggi serta sistem pendinginan yang kompleks sehingga diperlukan solusi yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Memanfaatkan potensi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sumber daya maritim yang melimpah, tim mahasiswa mengusulkan konsep Nusantara Blue-Cloud yang mengintegrasikan teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC), Smart Microgrid, Energy Management System (EMS), dan Subsea Green Data Center dalam satu ekosistem infrastruktur digital berkelanjutan.

Melalui teknologi OTEC, perbedaan suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik terbarukan. Energi tersebut selanjutnya dikelola menggunakan Smart Microgrid dan EMS agar distribusi serta pemanfaatannya berlangsung secara optimal.

Sementara itu, konsep pusat data bawah laut memanfaatkan suhu alami laut sebagai sistem pendinginan sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sistem pendingin konvensional yang membutuhkan konsumsi energi tinggi.

Selain menawarkan inovasi teknologi, Nusantara Blue-Cloud juga mengusung konsep sinergi antara transformasi digital, transisi energi, dan pengembangan ekonomi biru Indonesia. Konsep ini diharapkan menjadi alternatif pengembangan green data center yang lebih efisien, rendah emisi karbon, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Pengembangan konsep tersebut juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor yang melibatkan lembaga penelitian, industri energi, penyedia pusat data, sektor maritim, serta bidang teknologi dan otomasi. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mengkaji lebih lanjut aspek teknis, operasional, ekonomi, maupun keberlanjutan sehingga konsep yang diusulkan memiliki peluang untuk dikembangkan pada masa mendatang.

Inovasi Nusantara Blue-Cloud dikembangkan di bawah bimbingan Salsabila Putri Indah Sari, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Industri Telkom University Surabaya. Tim mahasiswa yang terlibat terdiri atas Fathir Muhammad, Abyan Putra Wardhana, Bima Surya Adiraja, Fitriani Latifah, dan Miftachuradya Indika Rochman.

Melalui pendanaan PKM 2026, tim berkomitmen menyempurnakan konsep Nusantara Blue-Cloud melalui kajian ilmiah yang lebih mendalam agar mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur digital masa depan. Pengembangan inovasi ini diharapkan tidak hanya mendukung pemanfaatan energi terbarukan, tetapi juga memperkuat kedaulatan data nasional serta berkontribusi terhadap pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Telkom University dalam mendorong lahirnya inovasi yang mengintegrasikan keunggulan teknologi dengan prinsip keberlanjutan. Melalui berbagai karya mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan global, perguruan tinggi ini terus berupaya menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan nasional sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x