SEMARANG, 30 Juli 2026 – Pengurus APTIKOM Provinsi Jawa Tengah periode 2026–2030 menyelenggarakan rapat kerja untuk merumuskan arah kebijakan dan program strategis organisasi. Rapat kerja dilaksanakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang, pada Kamis, 30 Juli 2026, setelah rangkaian pelantikan pengurus dan Digital Leadership Summit.
Rapat kerja dipimpin oleh Ketua APTIKOM Jawa Tengah, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., dan diikuti oleh jajaran pengurus dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi awal untuk menyatukan visi, membagi peran, dan menyusun prioritas kerja kepengurusan selama satu periode.
Penyelenggaraan rapat kerja bertujuan memastikan seluruh program APTIKOM Jawa Tengah memiliki sasaran, indikator keberhasilan, penanggung jawab, serta jadwal pelaksanaan yang jelas. Dengan perencanaan tersebut, setiap bidang diharapkan dapat menjalankan program secara terarah, terukur, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota.
Sejumlah agenda strategis yang dibahas meliputi peningkatan mutu pendidikan informatika dan komputer, pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan teknologi, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, penguatan penelitian dan publikasi, serta perluasan kolaborasi dengan pemerintah dan dunia industri.
Rapat kerja juga memberikan perhatian pada penguatan branding dan komunikasi organisasi. Program tersebut mencakup pengembangan konten digital, optimalisasi media sosial, pembangunan website APTIKOM Jawa Tengah, serta penciptaan identitas visual dan maskot organisasi untuk meningkatkan engagement dan kedekatan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Pada bidang jejaring, pengurus membahas pengembangan kolaborasi antarlembaga melalui seminar, pelatihan, forum ilmiah, program pengabdian kepada masyarakat, kompetisi mahasiswa, serta kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama atau MoU dan MoA.
Perumusan program dilakukan melalui pemaparan usulan dari masing-masing bidang dan pembahasan bersama antarpengurus. Pendekatan tersebut diperlukan agar program kerja tidak berjalan secara terpisah, tetapi saling terhubung dan mendukung pencapaian visi besar APTIKOM Jawa Tengah.
Hasil rapat kerja selanjutnya akan dituangkan ke dalam matriks program kerja periode 2026–2030. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan organisasi secara berkala.
Melalui rapat kerja ini, APTIKOM Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, inklusif, adaptif, dan berdampak. Sinergi antarperguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan informatika dan komputer serta meningkatkan kontribusi Jawa Tengah dalam transformasi digital Indonesia.
No Comments