~ Kegiatan pelaksanaan Sabtu,19 September 2026
Upaya meningkatkan kemampuan dan kualitas produksi pengrajin mebel terus dilakukan melalui penerapan teknologi tepat guna. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan teknologi sambungan kayu finger joint bagi pengrajin mebel di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Program ini diarahkan pada penerapan teknologi sambungan kayu finger joint sebagai salah satu upaya mendukung proses produksi mebel.
Dalam kegiatan tersebut, para pengrajin mebel mendapatkan pengenalan dan pelatihan penerapan teknologi finger joint. Teknologi ini merupakan teknik penyambungan elemen kayu dengan pola sambungan menyerupai jari yang saling mengunci sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan sambungan kayu yang lebih terstruktur dan presisi.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, tim pengabdian juga memberikan bantuan peralatan berupa mesin Profil Trimmer dan Router Table Lift. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pengrajin dalam mendukung proses pembuatan sambungan kayu serta meningkatkan kemampuan penerapan teknologi dalam kegiatan produksi.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap awal berupa persiapan alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan pelatihan. Selanjutnya dilakukan serah terima alat kepada kelompok sasaran sebagai bagian dari dukungan terhadap penerapan teknologi.
Tahapan berikutnya adalah pembuatan meja kerja sebagai dudukan alat Router Table Lift. Meja kerja tersebut disiapkan untuk menunjang penggunaan peralatan sehingga proses penerapan teknologi sambungan kayu dapat dilakukan secara lebih terarah.
Setelah seluruh persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan dan penerapan teknologi sambungan kayu finger joint bersama para pengrajin mebel di Desa Gandatapa.
Menurut Dr. Ir. Nor Intang Setyo Hermanto, S.T., M.T., sebagi ketua Tim Pengabdian Fakultas Teknik Unsoed, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk penerapan hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kemampuan teknologi bagi pengrajin mebel. Pengenalan dan penerapan teknologi finger joint juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan metode kerja yang lebih terarah dalam proses penyambungan kayu.
Pelatihan penerapan teknologi sambungan kayu tersebut juga didampingi oleh anggota tim teridiri dari Annisa Dwi Hariyanti, S.T., M.M., M.Ars., Eva Priyanti, S.Ars., M.T., Ir. Dani Nugroho Saputro, S.Pd.T., M.Eng., dan Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T.
Melalui kegiatan berbasis riset tersebut, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga berupaya menghadirkan teknologi yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui kegitan pelatihan, pendampingan, dan hibah peralatan ini, diharapkan para pengrajin mebel di Gandatapa dapat mengadopsi sistem pengerjaan kayu yang lebih baik, efektif, tepat guna, dan memiliki nilai tambah jual guna bersaing di pasar industri furnitur.








No Comments