BALI – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin memainkan peran penting dalam berbagai sektor, termasuk budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif. Menjawab tantangan dan peluang tersebut, Bali AI Summit 2026 akan diselenggarakan pada 9–10 April 2026 di Politeknik Internasional Bali, dengan mengusung tema “AI for Sustainable Cultural & Digital Economy: Empowering Innovation, Heritage, and Regional Growth.”
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WITA ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, praktisi industri, pemerintah, serta komunitas teknologi untuk berdiskusi dan berbagi gagasan mengenai pemanfaatan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Pada hari pertama, kegiatan akan dikemas dalam bentuk AI Conference yang terbuka untuk peserta umum. Konferensi ini akan menghadirkan lebih dari 15 pembicara dari kalangan akademisi, industri, dan pemerintah. Para peserta akan memperoleh berbagai wawasan mengenai perkembangan terkini teknologi AI, termasuk penerapannya dalam sektor budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengembangan infrastruktur dan ekosistem digital.
Selain sesi keynote dan paparan industri, konferensi ini juga akan menghadirkan dua diskusi panel strategis yang membahas isu-isu penting seperti Responsible AI, tata kelola kecerdasan buatan (AI Governance), serta kolaborasi ekosistem AI yang berkelanjutan. Diskusi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai peran AI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital sekaligus menjaga nilai-nilai budaya.
Sementara itu, hari kedua akan difokuskan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Chapter Engagement yang bersifat terbatas dan hanya diperuntukkan bagi peserta undangan. Dalam sesi ini, para pemangku kepentingan terpilih akan berdiskusi secara mendalam untuk merumuskan Bali AI Roadmap 2026 serta membahas pembentukan IAIS Bali Chapter sebagai bagian dari penguatan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.
Panitia menyediakan beberapa kategori partisipasi untuk konferensi hari pertama, baik offline maupun online. Peserta dapat memilih paket dengan keanggotaan resmi IAIS (Indonesian Artificial Intelligence Society) yang dilengkapi dengan berbagai manfaat jaringan profesional serta harga khusus untuk kegiatan IAIS lainnya, atau paket yang hanya mencakup sertifikat elektronik maupun akses konferensi saja.
Bagi masyarakat, akademisi, peneliti, mahasiswa, maupun praktisi yang tertarik mengikuti kegiatan ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:
https://forms.gle/Rv7uUTAo4AhEjN1X6
Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui Contact Person:
Indrajani Sutedja (0818-0818-3903)
Annisaa Bunga Fajar February (0851-7201-9020)
Melalui penyelenggaraan Bali AI Summit 2026, diharapkan tercipta ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan pembangunan regional di Indonesia. (*na)
No Comments