x

banner 300250

MI-STA 2026: Ajang Internasional Bergengsi Hadirkan Inovasi Teknologi Terkini di Libya

2 minutes reading
Friday, 17 Oct 2025 13:16 207 Amin

Sebha, Libya — Konferensi Internasional IEEE 5th Maghreb Meeting of the Conference on Sciences and Techniques of Automatic Control and Computer Engineering (MI-STA 2026) siap digelar pada 5–7 April 2026 di Kota Sebha, Libya. Ajang prestisius ini menjadi wadah utama bagi para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi industri dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset terkini, berbagi inovasi, serta memperkuat jejaring kolaborasi global di bidang teknik elektro dan rekayasa komputer.

Diselenggarakan oleh University of Sabha (Libya) bekerja sama dengan University of Sfax (Tunisia), serta didukung secara teknis oleh IEEE Libya Sub-Section, IEEE Tunisia Section, IEEE Region 8, dan berbagai IEEE Chapters, konferensi ini menegaskan komitmen kawasan Maghreb dalam mendorong kemajuan teknologi dan inovasi berkelanjutan.

MI-STA 2026 akan menampilkan beragam topik mutakhir, antara lain kendali otomatis, mekatronika, rekayasa komputer, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), teknologi komputer, energi terbarukan, smart grid, pengolahan sinyal, hingga telekomunikasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi jembatan strategis untuk pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan industri.

Dalam rangkaian acaranya, MI-STA 2026 akan menghadirkan sesi utama bersama pakar ternama dunia, sesi paralel, workshop, tutorial, serta pameran teknologi. Peserta juga berkesempatan menikmati keindahan budaya dan alam khas Kota Sebha yang terkenal dengan keramahan penduduknya.

Seluruh makalah yang diterima akan diajukan untuk dimasukkan ke dalam IEEE Xplore, sesuai dengan ketentuan cakupan dan standar mutu IEEE. Penulis diundang untuk mengirimkan naskah lengkap melalui situs resmi konferensi di www.MISTA-CON.org dengan format sesuai template IEEE (maksimal enam halaman, dapat menambah dua halaman dengan biaya tambahan).

Melalui MI-STA 2026, komunitas ilmiah dunia diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi lintas negara serta melahirkan solusi inovatif bagi tantangan teknologi masa depan. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x