PRINGSEWU – Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) secara resmi menyerahkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Akhlakul Karimah Berdampak Tahun 2026 kepada Pemerintah Kecamatan Pagelaran Utara dan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Senin (3/8/2026). Program KKN yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat sekaligus penguatan kompetensi mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
Prosesi penyerahan mahasiswa dilakukan oleh Penanggung Jawab Pelaksanaan KKN Akhlakul Karimah Berdampak 2026 Universitas Aisyah Pringsewu, Ahmad Nuruhudin, S.Pd., M.Pd., kepada Camat Pagelaran Utara, Erly Yunarni, S.E., M.H., dan Camat Banyumas, Zainal Abidin, S.Pd., M.M. Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala pekon, sekretaris pekon, dosen pendamping lapangan, serta jajaran pemerintah kecamatan.
Dalam sambutannya, Ahmad Nuruhudin mengatakan KKN Akhlakul Karimah Berdampak merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui keterlibatan aktif di tengah masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan berkolaborasi, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Akhlakul Karimah dalam setiap kegiatan pengabdian.
Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan berbagai solusi sesuai kebutuhan masyarakat melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, pemberdayaan ekonomi, maupun penguatan kapasitas masyarakat desa.
"Kami berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat, memahami berbagai potensi dan tantangan yang ada di desa, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang telah disusun. Kami juga mengharapkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah kecamatan maupun pemerintah pekon agar pelaksanaan KKN dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak," ujar Ahmad Nuruhudin.
Sementara itu, Camat Pagelaran Utara, Erly Yunarni, S.E., M.H., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Aisyah Pringsewu yang kembali menjadikan wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, Kecamatan Pagelaran Utara memiliki karakteristik wilayah, potensi, dan tantangan yang akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis, keberagaman potensi desa, hingga dinamika kehidupan masyarakat akan menjadi ruang belajar yang tidak diperoleh di ruang perkuliahan.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya karena pengalaman selama KKN tidak akan terulang. Di sinilah mahasiswa belajar memahami kehidupan masyarakat secara nyata, mengenali potensi desa, serta berkontribusi dalam pembangunan bersama pemerintah dan masyarakat," kata Erly.
Erly juga mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia selama Agustus 2026.
"Kami berharap mahasiswa dapat menyumbangkan ide, tenaga, dan kreativitas selama berada di tengah masyarakat. Pemerintah Kecamatan Pagelaran Utara siap mendampingi dan membuka ruang kolaborasi agar berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Banyumas, Zainal Abidin, S.Pd., M.M., menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu di wilayahnya. Ia menilai pelaksanaan KKN menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa melalui berbagai program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah kecamatan bersama pemerintah pekon siap mendukung pelaksanaan seluruh program mahasiswa selama masa KKN serta memfasilitasi koordinasi agar kegiatan dapat berjalan secara optimal.
"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu di Kecamatan Banyumas. Semoga berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian," ujar Zainal.
Dalam pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu ditempatkan di lima pekon di Kecamatan Pagelaran Utara, yakni Pekon Madaraya dengan dosen pendamping lapangan Nur Aminudin, S.Kom., M.T.I. dan Dawam Ashidiqie, M.Pd.; Pekon Margosari dengan dosen pendamping Rini Wahyuni, S.ST., Bdn., M.Kes. dan Fitria Fertha Agustina; Pekon Kamilin dengan dosen pendamping Ahmad Nuruhudin, S.Pd., M.Pd. dan Selly Puspitasari, S.Pd., M.Ak.; Pekon Way Kunyir dengan dosen pendamping M. Lathief Syaifussalam, S.Psi., M.Psi. dan Rizkiqa Bastian Tomi; serta Pekon Gunungraya dengan dosen pendamping Dr. Sc. Ir. Agus Wantoro, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng. dan M. Farhan Al Farisi, S.Kep., Ners., M.Kep.
Sementara di Kecamatan Banyumas, mahasiswa ditempatkan di Pekon Nuswungu dengan dosen pendamping Masayu Dian Khairani, S.Gz., M.Gz. dan Panji Bintoro, S.Kom., M.Cs.; Pekon Sriwungu dengan dosen pendamping Amir Syafurrohman, S.Ag., M.Pd. dan Faidzun Jatur Priona, M.Pd.; serta Pekon Mulyorejo dengan dosen pendamping Andri Prasetiyo, S.Pd., M.Pd. dan Rice Hernanda.
Usai prosesi serah terima di tingkat kecamatan, masing-masing dosen pendamping lapangan bersama mahasiswa KKN menuju pekon yang telah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Kedatangan rombongan disambut oleh kepala pekon beserta perangkat desa untuk melaksanakan serah terima mahasiswa di tingkat pekon sekaligus melakukan koordinasi awal mengenai pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian.
Pada pertemuan tersebut, dosen pendamping lapangan memperkenalkan mahasiswa kepada pemerintah pekon sekaligus menjelaskan tujuan, mekanisme, serta ruang lingkup pelaksanaan KKN Akhlakul Karimah Berdampak 2026. Pemerintah pekon kemudian memaparkan kondisi wilayah, potensi desa, serta berbagai program prioritas yang diharapkan dapat disinergikan dengan program kerja mahasiswa.
Selama pelaksanaan KKN yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat di masing-masing pekon. Program-program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, transformasi digital, pelestarian lingkungan, hingga pendampingan administrasi pemerintahan desa sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah.
Melalui pendampingan dosen lapangan serta dukungan pemerintah kecamatan dan pemerintah pekon, pelaksanaan KKN Akhlakul Karimah Berdampak 2026 diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengasah kompetensi akademik, kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
Melalui program ini, Universitas Aisyah Pringsewu menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. KKN Akhlakul Karimah Berdampak 2026 diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah pekon, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (*na)
No Comments