x

banner 300250

Munas Perdana ADAKSI Resmi Dibuka, Teguhkan Solidaritas Dosen ASN Seluruh Indonesia

2 minutes reading
Sunday, 4 May 2025 06:18 140 Amin

Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) perdana Aliansi Dosen ASN KEMDIKTISAINTEK Seluruh Indonesia (ADAKSI) resmi dibuka di Jakarta, Jumat (2/5/2025). Kegiatan yang berlangsung pada 2–4 Mei 2025 ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan kolektif dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memperjuangkan hak, membangun solidaritas, dan meneguhkan cita-cita pendidikan tinggi yang adil, manusiawi, dan bermartabat.

Ketua Panitia Munas I ADAKSI, Eliyah Acantha Manapa Sampetoding dari Universitas Hasanuddin, Makassar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran 173 delegasi dari berbagai penjuru Indonesia. Para peserta terdiri dari dosen ASN yang berasal dari PTN Satker, BLU, BH, dan DPK LLDIKTI, mewakili semangat kolektif dari Aceh hingga Papua.

Mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Solidaritas Perjuangan Mewujudkan Kesejahteraan Dosen ASN yang Bermartabat dan Berkeadilan,” Munas ini menyoroti pentingnya konsolidasi gerakan moral dosen ASN untuk memperkuat posisi dan peran mereka dalam sistem pendidikan tinggi nasional.

Seluruh pendanaan kegiatan, mulai dari akomodasi hingga logistik, berasal dari donasi sukarela anggota ADAKSI, mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian organisasi.

“Ini bukan gerakan segelintir orang, melainkan suara kolektif dari lebih dari 2.000 dosen ASN yang telah menjadi anggota tetap ADAKSI,” ujar Eliyah, disambut tepuk tangan para peserta.

Selama tiga hari ke depan, Munas akan membahas dan mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), menyusun program kerja nasional, serta merumuskan rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada kementerian, legislatif, dan lembaga pengawas.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., atas kehadiran dan dukungannya dalam pembukaan Munas. Kehadiran beliau disebut Eliyah sebagai sinyal positif bahwa suara dosen ASN mulai mendapat tempat dalam sistem pendidikan nasional.

Dengan semangat solidaritas dan tekad yang menyala, Munas I ADAKSI menjadi awal dari perjuangan yang lebih terarah demi peningkatan kesejahteraan dosen ASN dan kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (*na)

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x