x

banner 300250

Tim Peneliti UBSI Kembangkan Sistem Telemetri Berbasis IoT untuk Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan di Pedesaan

2 minutes reading
Monday, 22 Sep 2025 14:26 98 Amin

Jakarta, 22 September 2025 – Tim peneliti dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) telah berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan “Sistem Telemetri Berbasis IoT untuk Memantau Pertumbuhan Ikan di Kolam Budidaya di Kawasan Pedesaan” sebagai bagian dari luaran hibah penelitian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2025. Tim peneliti yang terlibat dalam proyek ini terdiri dari Taufik Baidawi, Mochamad Wahyudi, Endang Wahyudi, dan Ade Setiawan. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh pembudidaya ikan di daerah pedesaan, seperti keterbatasan teknologi, inefisiensi pakan, dan kondisi air yang tidak optimal.

 

Sistem telemetri ini merupakan sebuah solusi berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau parameter lingkungan air secara real-time, seperti sensor suhu air untuk memantau suhu air, sensor pH untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan air, sensor Dissolved Oxygen (DO) untuk mengukur kadar oksigen terlarut dalam air, Turbidity sensor untuk mengukur kekeruhan air, TDS (Total Dissolved Solids) sensor untuk mengukur partikel terlarut dalam air serta sensor berat untuk memantau pertumbuhan ikan. Selain itu, sistem ini juga dapat memantau pertumbuhan ikan secara otomatis dan memberikan notifikasi kepada pembudidaya jika terdeteksi kondisi yang tidak ideal berbasis android. Hal ini memungkinkan pembudidaya untuk mengambil tindakan korektif dengan cepat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko kegagalan panen.

 

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, meliputi perancangan dan pengembangan perangkat keras sensor IoT, serta pengembangan perangkat lunak berbasis cloud untuk pengolahan data dan notifikasi. Puncak dari kegiatan ini adalah dilakukannya uji coba dan evaluasi sistem secara langsung di kolam budidaya ikan di kawasan pedesaan.

 

Implementasi sistem ini didokumentasikan dengan baik, mulai dari survei lokasi, diskusi dengan mitra, hingga perakitan dan pemasangan alat untuk uji coba skala terbatas. Acara serah terima alat kepada mitra budidaya ikan juga menjadi momen penting yang menunjukkan kontribusi nyata dari hasil penelitian ini. Seluruh proses implementasi dan serah terima alat didukung oleh foto-foto dokumentasi yang menjadi bukti penguatan luaran hibah ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dengan meningkatkan peran perguruan tinggi dalam inovasi teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan, serta mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) terkait peningkatan ekonomi di pedesaan. (*na)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x