Pontianak, Mei 2025 — Universitas Tanjungpura (UNTAN) resmi meluncurkan buku berjudul “Mengokohkan Karakter Pancasila melalui Integrasi Nilai-Nilai Keagamaan” sebagai bagian dari komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan ideologi kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.
Buku ini disusun berdasarkan studi kasus di UNTAN dan menghadirkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendidikan Karakter (Pendikar) untuk enam agama resmi di Indonesia: Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Melalui pendekatan holistik dan inklusif, buku ini dirancang untuk mendukung terbentuknya lulusan yang beriman, bertakwa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
“Ini adalah bentuk konkret dari upaya UNTAN dalam merespons tantangan era global, khususnya dalam hal penguatan karakter mahasiswa yang toleran dan cinta tanah air,” ujar salah satu penyusun buku.
Peluncuran ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam poin pembangunan karakter bangsa, penguatan ideologi Pancasila, serta toleransi antarumat beragama. Inisiatif ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2022 pasal 6 ayat (4) mengenai kewajiban perguruan tinggi dalam membentuk lulusan berkarakter Pancasila.
Buku ini tersedia secara gratis, cukup dengan mengganti ongkos kirim, dan dapat diakses informasinya melalui platform media sosial UNTAN seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Selain itu, buku ini juga mendukung agenda nasional dalam pencegahan korupsi dan narkoba, serta pelestarian budaya dan lingkungan hidup.
Melalui portal pendikar.untan.ac.id, buku ini diharapkan menjadi referensi strategis dalam pengembangan pendidikan karakter di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. (*na)
No Comments